PERCAKAPAN JONI DAN USTAD GURU NGAJINYA BAGIAN 1

>>LOWONGAN PENULIS LEPAS ARTIKEL FREELANCE<<

Awalnya tulisan ini mau aku posting di FB tapi aku berubah fikiran dan aku posting disini, jadi kalau kata-katanya ada yang disingkat-singkat ya emang aku sengaja 😀
Alkisah si joni hidup dan dididik di lingkungan agamis,
bahkan di halaman rumahnya ada musolah tertua di desanya untuk warga daerahnya ngaji agama, dan sejak kecil si joni diteter dengan ajaran ajaran agama oleh pak ustadz guru ngajinya, karena si joni murid yang dableg, maka terjadilah percakapan dibawah ini:

Apakah mencuri dosa?

Iya!

kenapa dosa?

Karena mengambil punya orang lain!

apakah menggambil punya orang lain dosa?

iya!!

kenapa dosa?

karena itu bukan punya kamu!

kenapa mengambil bukan punyaku dosa?

karena kamu harus bekerja!!

Bukanya mengambil punya orang lain juga bekerja?

iya! tapi dia tidak iklas kau ambil punyanya!!

apakah dia tidak di iklasin itu dosa untuku?

iya!

kenapa?

dosa itu hkum timbal baik, jika hasil dari perbuatanmu berdampak buruk pada kamu kedepanya, maka itu dosa, jika berdampak baik itu pahala,

kamu menngambil punya dia, dia gak rela pasti dia akan mendoaakan kejelekan buat kamu, berbuat jelek pada kamu!!, dan itu dampaknya jelas jelek buat kamu, maka itu dosa!!

oh…. gitu…

jika aku mampu menghilangkan dampak jelek buatku jika aku mengambil punya orang apakah masih dosa?

iya!!

kenapa?

ya pokoknya dosa aja!! menyakiti orang!! setidaknya kamu menyakiti hatinya dengan kau ambil barangnya!!

apakah menyakiti dosa?

iya!

kenapa?

karena itu tidak adil buat yang disakiti!!

apakah tidak adil dosa?

Iya!!

kenapa?

Au ah..! gelap..!!

berarti mencuri itu hukumnya “au ha..! gela..” ya..?

kau punya hati kan..?

iya..

tanyakan dong pada hatimu!!

iya.., tp ada pakar psikologi yang mngatakan hati nurani itu tidak sama pada setiap orang

hati nurani itu terbentuk dari norma norma dan batsan batsan dsar yang ditanamkan oleh orang tua dan lingkungan sejak kita kecil

jika orang dibesarkan dengan batasan yang berbeda sejak kecil maka jawaban hati juga akan beda jika ditanya. dalam istilahnya yaitu (Id, Ego, dan Superego(hati nurani))

ya kalau begitu yang tidak sesuai dengan hatimu (super ego) ya itu dosa!!

kalau hati meng iyakan berarti itu gak dosa?

gak!

kalau aku bisa membersihkan batasan batasan di hatiku yang melarangnya, apa mengambil punya orang lain masih dosa?

tidak! tapi apa kau bisa mengubah hatimu, ingat.. itu bukan ego, tapi super ego dan banyak yang menyebut nurani ?

akan aku coba..

gimana caranya?

Aku akan terus bertanya seperti ini, tapi dalam kasus dan masalah yang berbeda. termasuk dalam masalah super Ego itu!

tujuanmu apa?

Aku gak suka dibatasai!! termasuk oleh hatiku sendiri!!

kayaknya bukan itu deh..?

menurutmu apa?

kayaknya kamu ingin hatimu mengiyakan ketika kamu ingin mencuri!!

wkwkwkwk hahaha huhuhuhu

emang salah ya?

Huh! mulai lagi deh….!!
Kayaknya niat kamu emang jelek jon..!!

MODEL JONI WAKTU KECIL

MODEL JONI WAKTU KECIL

BERSAMBUNG KE EPISODE 2……..